RS Bhayangkara Brimob Pulangkan 7 Korban Kecelakaan Bus Rombongan SMK Lingga Kencana

Rumah Sakit Bhayangkara Brimob kembali memulangkan tujuh korban kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana di kawasan Subang, Jawa Barat. Mereka diperbolehkan pulang ke rumah sesudah menerima perawatan intensif.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok, AKBP Taufik Ismail mengatakan, pihaknya merawat 29 korban kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana. Para korban malahan secara berangsur slot dipulangkan.

“Hari ini kami memulangkan tujuh pasien atau korban yang sudah mengalami pembenaran,” ujar Taufik, Rabu (15/5/2024).

Taufik menerangkan, tujuh pasien yang diperbolehkan pulang terdiri dari empat 4 pasien ortopedi dan tiga pasien bedah. Mereka sudah memperlihatkan perkembangan kesehatan yang signifikan.

“Alhamdulillah korban memperlihatkan perkembangan yang signifikan dan membaik,” jelas Taufik.

Sebelumnya RS Bhayangkara Brimob memulangkan 17 korban kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana pada Senin 13 Mei 2024. Dengan demikian, masih terdapat lima korban yang masih memerlukan perawatan intensif di RS Bhayangkara Brimob Depok.

“Kami masih merawat lima pasien lagi, yang tadi sudah dipersembahkan kemungkinan akan ada pasien yang kita lakukan operasi kedua, atau ketiga,” ucap Taufik.

Taufik menyatakan, korban yang masih dalam perawatan RS Bhayangkara Brimob Depok dikarenakan kondisi luka yang dialami masuk dalam kategori berat. Malah terdapat korban yang masih memerlukan penanganan tindakan atau operasi dari regu medis RS Bhayangkara Brimob Depok.

“Kita mengadakan perhatikan, kalau operasi pertama itu mungkin masih ada jaringan-jaringan mati yang seharusnya dibersihkan kembali,” ungkap Taufik.

RS Bhayangkara Brimob Akan Berikan Syok Healing
Tak hanya itu, RS Bhayangkara Brimob Depok akan memberikan penanganan stress berat healing kepada korban. Pemberian penanganan stress berat healing akan diberikan regu dokter psikiatri pakar jiwa, diberikan kepada korban ataupun keluarga.

“Syok healing ini, pemberiannya dilaksanakan secara berjenjang, ga dapat sekali selesai, itu tak dapat,” jelas Taufik.

RS Bhayangkara Brimob Depok akan memberikan stress berat healing secara berjenjang dikarenakan pemulihan psikologis korban ataupun keluarga korban tak dapat dilaksanakan secara pesat. Hal itu untuk mempertimbangkan kembali mental korban ataupun keluarga korban pasca kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *